Jumat, 22 November 2013

Tulisan untuk Ekonomi Koperasi ke-4. Terlewati

Nama : Aditya Siswantara
Kelas : 2EB01
NPM : 2021 2254


Siang ini…
Kudapati dirimu
Kali ini tak luput dari mataku
Kau adalah sahabat adikku
Kau dengan tenang melewatiku
Ku dengan bodoh diam tanpa sepatah kata
Sungguh rasa Malu ku yang menahanku
Ku tetap hanya duduk terdiam
Padahal ku hanya butuh beberapa langkah untuk mengenalmu lebih jauh

Kini
Hatiku sendiri dalam sepi
Terjerembab dalam sesal tiada arti
Kau yang kucinta
Lagi-lagi tak dapat ku ajak bicara
Kini rambutku terasa gatal
Aku tahu ini sering terjadi
Namun kali ini berbeda persoalan
Ku hanya meratapi kesia-siaan diriku
Yang tak pernah berani untuk berusaha

Dimanakah kunci hatimu
Kemana ku harus cari cara untuk mendapatkanmu
Kenapa yang ku punya hanya rencana dan rencana
Kapan ku bisa pegang kendali jiwa ini
Agar hati ini terasa tenang
Ku ingin dekapan sayangmu
Ku ingin terus lelap dalam kasihmu
Denganmu aku merasa apa yang aku harapkan
Aku percaya itu

Otakku selalu mencari apa yang kau suka
Tanganku dengan sigap membantunya agar semua itu dapat nyata
Hatiku memang hanya jadi perusak
Ia selalu bilang bahwa ku lebih baik mundur
Ia pikir bahwa sampai kapanpun kau takkan pernah bisa kujamah
Ia beralasan aku terlalu tak menarik bagi  mu
Memang aku ini terlalu lemah di matamu
Aku takut aku hanya menjadi orang yang membebanimu
Orang yang tak bisa sanggupi apa yang kau mau
Dan mungkin kala waktunya kita bersama nanti
Aku terlalu takut kau terpaksa dekati aku

Rabu, 20 November 2013

Tulisan untuk Ekonomi Koperasi ke-3. Puisi untuk Dinda

Nama  : Aditya Siswantara
Kelas  : 2EB01
NPM  : 2021 2254

Malam ini...
Ku bercerita dengan kawanku...
Sebaris kata-kata sayang yang aku titipkan kepadanya...
Untuk dirimu wahai dindaku...
Kau yang pertama ku berikan cinta dan yang pertama mencintaiku...
Aku ingin menemanimu dari kesepian...
Kesendirian yang memerahkan kedua matamu...
Seperti bayanganmu kala sinar mentari beredar...
Selamatkanmu dari kebekuan di pagi hari...
Yang membuatmu malas untuk beraktivitas...

Aku tak pernah sanggup untuk senang..
Bila kulihat kau murung...
Aku tak pernah bisa menatap kedepan
Tanpa membayangkan senyummu...

Aku akan lakukan yang terbaik untukmu...
Selama aku masih punya tenaga untuk berusaha...
Ku persiapkan detil-detil tindakan untuk membahagiakanmu...

Ku harap keinginanku terwujud pada suatu malam...
Aku ingin mengajakmu melihat indahnya bulan...
Sinarnya ditemani bintang...
Aku harap aku bisa menjadi tempat kau menenangkan hatimu
Seperti ratusan cahaya yang memanjakan matamu di langit akhir hari

Aku...
Pasti kan menghiburmu
Disaat kau lelah karena penat dunia
Aku bahagia bila kau mampu bangkit
Aku tenang jika kau senyum karena aku
Dan aku akan terima jika kau senyum bukan karena aku

Mataku belum terpejam
Karena aku memikirkanmu
Sungguh aku ingin kau ada disini
Kita jalani bersama
Tugas tugas kehidupan ini
Lembar dari lembar ilmu yang kita dapat di hari ini
Kita serap dan amalkan
Untuk bekal kita pada dewasa nanti

Aku ingin suaramu di kamarku
Celoteh-celoteh manismu
Yang memanjakan rasaku
Kata-kata mu dengar dengan sepenuh hati
Selalu ku balas dengan senang hati

Bila kau letih nanti
Bersandarlah di pundakku
Hingga fase akhir ketidakberdayaanmu
Bila kau sedih nanti
Ceritakanlah kepadaku
Ku takkan lelah mendengar hingga kau benar benar merasa lega
Bila kau gagal nanti
Tumpahkan penyesalanmu kepadaku
Kita harus tegar dalam kekalahan
Jangan terus menatap dunia dengan pandangan yang muram
Teruskanlah gerak indahmu
Jangan pernah berhenti memakai energimu
Tebaran senyum kan mewarnai sejuta pesonamu

Dinda...
Terlalu banyak kata-kata yang ku dapat ungkapkan untukmu
Ku simpan memori indahku tentangmu
Tak akan mungkin terlupa untuk satu atau dua tahun
Ku takkan mungkin melupakannya
Semua yang terbaik... ku berikan untuk kebahagiaanmu

Minggu, 17 November 2013

Tugas Ekonomi Koperasi ke-4. Tata Cara Mendirikan Koperasi

Nama: Aditya Siswantara
Kelas: 2EB01
NPM: 2021 2254


Definisi Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum dengan melaksanakan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sehingga sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Cara pendirian koperasi cukup panjang, dimulai dari Rapat Persiapan, penelitian terhadap materi Anggaran Dasar, hingga pengesahan untuk diterbitkannya SK yang bisa memakan waktu paling lama 3 bulan. Oleh karena itu, koperasi yang akan dibuat dan di sahkan nanti haruslah mempunyai kemungkinan perolehan laba yang baik. Koperasi yang nantinya dibangun harus sanggup mengikuti prosedur Pemerintah pada:

-Undang-Undang No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian

-Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1994 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pengesahan Akta Pendirian dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi.

-Peraturan Menteri Nomor 01 Tahun 2006 yaitu tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembentukan, Pengesahan Akta Pendirian dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi.

Berikut ini saya sampaikan tata cara mendirikan koperasi:

1. Calon-Calon Pendiri Harus Berkepentingan  Ekonomi Sama

Koperasi sebaiknya dibentuk oleh sekelompok orang/anggota masyarakat yang mempunyai kegiatan dan kepentingan ekonomi yang sama. Sebaiknya sebelum melanjutkan proses mendirikan koperasi, dahulukanlah tindakan penyuluhan tentang perkoperasian agar kelompok masyarakat yang ingin mendirikan koperasi tersebut memahami mengenai perkoperasian, sehingga anggota koperasi nantinya benar-benar memahami nilai dan prinsip koperasi dan paham akan hak dan kewajibannya sebagai anggota koperasi (Pasal 3 dan Pasal 4 UU No.25 Tahun 1992)

2. Dilaksanakannya Rapat Pembentukan

Proses kedua dalam pendirian koperasi adalah dijalankannya Rapat Pembentukan dimana untuk Koperasi Primer sekurang-kurangnya dihadiri oleh 20 orang anggota pendiri, sedangkan untuk Koperasi Sekunder sekurang-kurangnya dihadiri oleh 3 (tiga) koperasi melalui wakil-wakilnya (Pasal 5 Ayat 1).


Rapat pembentukan koperasi tersebut dihadiri oleh Pejabat Dinas/Instansi/Badan Yang Membidangi Koperasi setempat sesuai domisili anggota (Pasal 5 Ayat 3), dimana kehadiran pejabat tersebut bertujuan antara lain untuk : memberi arahan berkenaan dengan pembentukan koperasi, melihat proses pelaksanaan rapat   pembentukan, sebagai narasumber apabila ada pertanyaan    berkaitan dengan perkoperasian dan untuk meneliti isi konsep anggaran dasar yang dibuat oleh para pendiri sebelum di”akta”kan oleh Notaris Pembuat Akta Koperasi setempat. Selain itu apabila memungkinkan rapat pembentukan tersebut juga dapat dihadiri oleh Notaris Pembuat Akta Koperasi yaitu Notaris yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Negara Koperasi dan UKM untuk membantu membuat/menyusun akta pendirian, perubahan anggaran dasar dan pembubaran koperasi.


Dalam Rapat Pembentukan akan dibahas mengenai Anggaran Dasar Koperasi yang memuat antara lain (Pasal 5 Ayat 5) :

- Nama dan tempat kedudukan
- Maksud dan tujuan
- Jenis koperasi dan Bidang usaha Keanggotaan
- Rapat Anggota
- Pengurus, Pengawas dan Pengelola
-      Permodalan, jangka waktu dan Sisa Hasil Usaha

3. Penyusunan Akta Pendirian Koperasi

 Proses ketiga yang harus dilakukan untuk mengesahkan Badan Hukum Koperasi adalah  Pembuatan atau penyusunan akta pendirian koperasi, yang dapat disusun oleh para pendiri (apabila di wilayah setempat tidak terdapat NPAK) atau dibuat oleh Notaris Pembuat Akta Koperasi (Pasal 6 Ayat 1).

Selanjutnya Notaris atau kuasa Pendiri mengajukan permohonan pengesahan secara tertulis kepada pejabat yang berwenang dengan dilampirkan (Pasal 7 ayat (1) :

- 2 (Dua) rangkap salinan akta pendirian bermeterai cukup.

- Data akta pendirian koperasi yang dibuat dan ditandatangani Notaris.

- Surat bukti tersedianya modal yang jumlahnya sekurang-kurangnya sebesar simpanan pokok dan

        simpanan wajib yang wajib dilunasi oleh para pendiri.

- Rencana kegiatan usaha minimal tiga tahun ke depan dan RAPB.

- Dokumen lain yang diperlukan sesuai peraturan perundang undangan.


4. Penelitian oleh Pejabat yang memiliki Kewenangan

Langkah akhir yang harus dilalui untuk mengesahkan koperasi tersebut sebagai Badan Hukum adalah Penelitian oleh pejabat yang berwenang.

Pejabat yang berwenang akan melakukan :

- Penelitian terhadap materi Anggaran Dasar yang diajukan (Pasal 8 Ayat 2),

- Pengecekan terhadap keberadaan koperasi tersebut (Pasal 8 Ayat 2).


Kemungkinan-kemungkinan dalam keputusan pejabat:

• Apabila permohonan diterima maka >pengesahan selambat lambatnya 3 (tiga)
        bulan sejak berkas diterima lengkap (Pasal 9 Ayat 2).

• Jika permohonan ditolak >maka Keputusan penolakan dan alasannya
        disampaikan kembali kepada kuasa pendiri paling lama 3 (tiga) bulan sejak permohonan diajukan
        (Pasal 12 Ayat 1).  Mengenai penolakan, para pendiri dapat mengajukan permintaan ulang pengesahan
        akta pendirian koperasi dalam  jangka waktu paling lama 1 (satu) bulan. Keputusan terhadap
        permintaan ulang tersebut diberikan paling lambat 1 (satu) bulan (Pasal 12 Ayat 2).

Demikian cara-cara pendirian koperasi hingga diakui sebagai Badan Hukum, dalam proses tersebut terdapat Syarat berupa Dokumen Fisik yang harus dipenuhi. Berikut daftar lengkapnya:

SYARAT UNTUK PENDIRIAN KOPERASI

A. Umum

1. Dua rangkap Salinan Akta Pendirian koperasi dari notaris (NPAK).

2. Berita Acara Rapat Pendirian Koperasi.

3. Daftar hadir rapat pendirian koperasi

4. Foto Copy KTP Pendiri (urutannya disesuaikan dengan daftar hadir agar
        mempermudah pada saat verifikasi).

5. Kuasa pendiri (Pengurus terpilih) untuk mengurus pengesahan pembentukan koperasi.

6. Surat Bukti tersedianya modal yang jumlahnya sekurang;kurangnya sebesar simpanan pokok dan
        simpanan wajib yang wajib dilunasi para pendiri.

7. Rencana kegiatan usaha koperasi minimal tiga tahun kedepan dan Rencana Anggaran Belanja dan
        Pendapatan Koperasi.

8. Daftar susunan pengurus dan pengawas.

9. Daftar Sarana Kerja Koperasi

10. Surat pernyataan tidak mempunyai hubungan keluarga antara pengurus.

11. Struktur Organisasi Koperasi.

12. Surat Pernyataan Status kantor koperasi dan bukti pendukungnya

13. Dokumen lain yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan



B. Tambahan Persyaratan Pendirian Koperasi apabila memiliki usaha Unit Simpan Pinjam (USP)

1. Surat bukti penyetoran modal sendiri pada awal pendirian, berupa Deposito pada Bank Pemerintah  
        atas nama Menteri Negara Koperasi dan UKM;

2.     Rencana Kerja paling sedikit 3 (tiga) tahun;

3. Kelengkapan administrasi organisasi & pembukuan USP dikelola secara khusus dan terpisah dari
        pembukuan koperasinya;

4.     Nama dan Riwayat Hidup Pengurus dan Pengawas

5. Surat Perjanjian kerja antara Pengurus koperasi dengan pengelola USP koperasi

6. Nama dan riwayat hidup calon pengelola yang dilengkapi dengan :

        a. Bukti telah mengikuti pelatihan/magang usaha simpan pinjam koperasi.

        b. Surat keterangan berkelakuan baik

        c. Surat pernyataan tidak mempunyai hubungan keluarga sedarah dan semenda dengan pengurus dan              
                pengawas

        d. Surat Pernyataan pengelola tentang kesediaannya untuk bekerja secara purna waktu.

7. Permohonan ijin menyelenggarakan usaha simpan pinjam

8. Surat  Pernyataan  bersedia  untuk  diperiksa  dan  dinilai  kesehatan  USP  koperasinya oleh pejabat
        yang berwenang

9.     Struktur Organisasi Usaha Unit Simpan Pinjam (USP)



C. Tambahan Persyaratan Pendirian Koperasi apabila memiliki usaha Unit Jasa Keuangan Syariah (UJKS) 

1. Surat bukti penyetoran modal sendiri pada awal pendirian, atas nama Menteri Negara Koperasi dan  
        UKM cq. Ketua Koperasi

2.     Rencana kerja sekurang-kurangnya satu tahun 3. Kelengkapan administrasi organisasi & pembukuan

4. Keterangan pokok-pokok administrasi dan pembukuan yang didesain sesuai karakteristik lembaga
        keuangan syariah

5. Nama dan riwayat hidup pengurus dan pengawas

6. Nama Ahli syariah/Dewan Syariah yang telah mendapat rekomendasi/sertifikat dari Dewan Syariah
        Nasional MUI.

7. Nama dan Riwayat Hidup Calon Pengelola yang dilengkapi dengan :

        a. Bukti telah mengikuti pelatihan/magang di lembaga keuangan syariah.

        b. Surat keterangan berkelakuan baik

        c. Surat pernyataan tidak mempunyai hubungan keluarga sedarah dan semenda dengan pengurus dan              
                pengawas

8. Surat perjanjian kerja antara Pengurus Koperasi dengan Pengelola Manajer/Direksi

9. Struktur Organisasi Usaha Unit Jasa Keuangan Syariah (USP)


Syarat Untuk Pendirian Koperasi Simpan Pinjam (KSP)

1. Dua rangkap Salinan Akta Pendirian koperasi dari notaris (NPAK);

2. Berita Acara Rapat Pendirian Koperasi;

3. Daftar hadir rapat pendirian koperasi;

4. Foto Copy KTP Pendiri (urutannya disesuaikan dengan daftar hadir agar mempermudah pd saat
     verifikasi);

5. Kuasa pendiri (Pengurus terpilih) untuk mengurus permohonan pengesahan pembentukan koperasi.;

6. Surat Bukti penyetoran modal sendiri pada awal pendirian KSP berupa Deposito pada Bank Pemerintah
    atas nama Menteri Negara Koperasi dan UKM, dilengkapi dgn bukti penyetoran dari anggota kepada
    koperasi;

7. Rencana kerja koperasi minimal (3) tiga tahun kedepan(rencana permodalan, Neraca Awal, rencana
    kegiatan usaha (business plan), rencana bidang organisasi &SDM);

8.  Kelengkapan administrasi organisasi dan pembukuan;

9.  Daftar susunan pengurus dan pengawas;

10.Nama dan Riwayat Hidup calon Pengelola yang dilengkapi dengan :

a. Bukti telah mengikuti pelatihan/magang usaha simpan pinjam koperasi.

b. Surat keterangan berkelakuan baik

c. Surat pernyataan tidak mempunyai hubungan keluarga sedarah dan semenda dengan pengurus dan
        pengawas

d. Surat Pernyataan pengelola tentang kesediaannya untuk bekerja secara purna waktu.

11. Surat pernyataan tidak mempunyai hubungan keluarga antara pengurus.

12. Daftar sarana kerja

13. Permohonan ijin menyelenggarakan usaha simpan pinjam

14. Surat  Pernyataan  bersedia  untuk  diperiksa  dan  dinilai  kesehatan  koperasinya  oleh
        pejabat yang berwenang

15. Surat Pernyataan Status kantor koperasi dan bukti pendukungnya

16. Struktur Organisasi KSP


Syarat Untuk Pendirian Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS)

1. Dua rangkap Salinan Akta Pendirian koperasi dari notaris (NPAK);

2. Berita Acara Rapat Pendirian Koperasi;

3. Daftar hadir rapat pendirian koperasi;

4. Foto Copy KTP Pendiri (urutannya disesuaikan dengan daftar hadir agar mempermudah pd saat
        verifikasi);

5. Kuasa pendiri (Pengurus terpilih) untuk mengurus permohonan pengesahan pembentukan koperasi.;

6. Surat Bukti penyetoran modal sendiri pada awal pendirian KJKS berupa Deposito pada Bank Syariah
        atas nama Menteri Negara Koperasi dan UKM cq Ketua Koperasi;

7. Rencana kerja koperasi minimal (1) satu tahun kedepan (rencana permodalan, Neraca Awal, SOP,
        rencana kegiatan usaha(business plan), rencana bidang organisasi &SDM);

8. Kelengkapan administrasi organisasi dan pembukuan;

9. Keterangan pokok-pokok administrasi dan pembukuan yang didesain sesuai karakteristik lembaga
        keuangan syariah;

10. Nama dan riwayat hidup pengurus dan pengawas;

11. Nama Ahli syariah/Dewan Syariah yang telah mendapat rekomendasi/sertifikat dari Dewan Syariah
        Nasional MUI.

12. Nama dan Riwayat Hidup calon Pengelola dengan melampirkan :

        a. Bukti telah mengikuti pelatihan/magang di lembaga keuangan syariah.

        b. Surat keterangan berkelakuan baik

        c. Surat pernyataan tidak mempunyai hubungan keluarga sedarah dan semenda dengan pengurus dan              
                pengawas

13. Surat pernyataan tidak mempunyai hubungan keluarga antara pengurus.

14. Daftar sarana kerja

15. Surat Pernyataan bersedia untuk diperiksa dan dinilai kesehatan koperasinya oleh pejabat yang
        berwenang

16. Surat Pernyataan Status kantor koperasi dan bukti pendukungnya

17. Struktur Organisasi KJKS




Referensi:
http://www.depkop.go.id
http://ryzkamelia.blogspot.com/2012/11/apa-itu-koperasi.html
http://hukum.unsrat.ac.id/uu/uu_25_92.htm

Jumat, 08 November 2013

Tugas Ekonomi Koperasi ke-3. Observasi ke Koperasi

Nama: Aditya Siswantara
Kelas: 2EB01
NPM: 2021 2254

Anggota kelompok:
Akhmad Arief
Asep Yoyo Sunaryo
Sandi Herdiansyah

(Kopti tampak dari depan Kantor)


(Surat Keterangan Kunjungan Observasi Koperasi)

Hasil Observasi terhadap Koperasi

A. Sekilas tentang KOPTI


Pada hari Jum'at, tanggal 1 November 2013, saya dan beberapa teman dari 2EB01 mengunjungi Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (KOPTI) Kabupaten Bogor yang terletak di Jl. Raya Cilendek no 27, Bogor. KOPTI ini cukup megah dan ketika saya melihat-lihat, pengurus masih banyak berada di dalam kantor. Saya dan beberapa teman saya yang datang dari Kota Depok pun masuk setelah memberi surat keterangan izin untuk melakukan observasi, kami ditempatkan di satu ruangan pertemuan untuk memberikan pertanyaan demi pertanyaan yang bertujuan untuk menyelesaikan tugas kami. Bapak Endang Maulana, Sekretaris KOPTI Kab.Bogor menjelaskan secara detail tentang keadaan Koperasi dan menjawab sejujur-jujurnya tentang apa yang ingin kami ketahui. 

B. Unit Usaha Koperasi


Usaha produktif

Kopti Kabupaten Bogor memiliki unit usaha produktif yaitu :

1.Penyediaan kacang kedelai bagi pengrajin tempe,tahu, susu kedelai dll
2.Simpan pinjam bagi anggota koperasi
3.Menyediakan peralatan produksi bagi pengrajin tempe tahu seperti mesin pemecah kedelai dll
4.Menyediakan jasa angkutan barang


Kerjasama

Pada saat ini Kopti Kab Bogor telah bekerjasama dengan beberapa mitra antara lain:

1.Bank BCA Bogor
2.Bank BNI Bogor
3.LPDB
4.Kementrian Perindustrian
5.Kementrian Koperasi dan UKM
6.FKS Multiagro
7.MercyCorps
8.Forum Tempe indonesia



Unit Usaha Lainnya

Kopti Kab Bogor juga membangun Rumah Tempe Indonesia (RTI) yang merupakan pabrik percontohan tempe yang memiliki standar HACCP. Proses produksi di Rumah Tempe terkesan bersih dan efisien dengan teknologi ramah lingkungan dan peralatan yang steril. Dalam membangun RTI Kopti Kab Bogor bekerjasama dengan Forum Tempe Indonesia dan MercyCorps dan didanai oleh FKS Multiagro, PT.Antam persero,dan Uni Eropa.

RTI melayani 5 propinsi untuk memasok peralatan pembuatan, mulai dari alat perebusan kedelai hingga alat fermentasi tempe dengan nilai proyek Rp.150 Juta/Pabrik. RTI Kopti Kab Bogor juga bekerja sama dengan Kalbe Farma untuk membuat bubur tempe kemasan yang dapat berkhasiat mencegah dan mengobati diare. Tempe yang dibuat oleh Kopti ini didistribusikan ke Rumah Makan dan juga Boarding School.

C. Masalah dan Solusi Permasalahan untuk Koperasi

Kopti Kab.Bogor sudah terkesan maju dan hanya memiliki sedikit masalah, oleh karena itu, kelompok kami mengungkapkan masalah Kopti secara global dan solusi yang diperuntukkan untuk Kopti yang kurang bisa berkembang.

Masalah 1.  Bahan baku kedelai yang dikuasai importir


Bahan baku kedelai yang dipasok untuk pengrajin tempe yang bekerja sama dengan Kopti adalah 100% impor. Harga kedelai dimonopoli oleh importir yang biasa disebut kartel sehingga Kopti tidak bisa berbuat apa-apa terkait kedelai yang harganya tiap hari berubah melalui permainan harga yang dilakukan kartel. Importir menguasai pasar, padahal segala yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus dikuasai negara, tetapi aktivitas meng-impor kedelai sebesar dari Amerika Serikat 2 Juta Ton/tahun dibiarkan terjadi.

Pemerintah belum berupaya mensejahterakan komoditas pengrajin tempe dan menyerahkan penyediaan bahan baku pada importir. Tidak ada bantuan berupa simpanan/tunjangan kepada anggota Koperasi layaknya zaman dulu ketika BULOG masih aktif mengimpor kedelai, harga dari BULOG jauh lebih murah dan selisih harga dari importir dapat digunakan untuk menghimpun dana tunjangan untuk anggota Koperasi. Harga bahan baku yang mahal ini menyebabkan Kopti tidak dapat menjalankan keinginannya yang selalu ingin memasok harga bahan baku kedelai lebih murah kepada para pengrajinnya.

Masalah 2. Permainan harga yang dilakukan importir


Pengaturan harga yang dengan mudah dilakukan importir membuat Kopti kelabakan, alasan importir menaikkan harga terus menerus karena komoditi impor kedelai dihargai dengan Dollar, Kurs mata uang ini terus meninggi nominalnya bila dibandingkan dengan rupiah. Kedelai yang dikirim ke Indonesia adalah kedelai yang sama dengan stok lama dari minggu atau bulan lalu, tetapi harganya naik karena kurs Dollar yang meninggi. 

Cara importir memperoleh milyaran Rupiah dengan mudah salah satunya adalah melakukan penahanan pasokam kedelai yang dilakukan importir dengan maksud menunggu harga Dollar naik dan harga bahan baku kedelai sudah pasti meroket. Dalam tempo 2 hari penahanan pengiriman saja, mereka memperoleh keuntungan sekitar 120 Milyar Rupiah.

Masalah 3. Ketergantungan terhadap kedelai dari importir


Impor kedelai yang dilakukan oleh negara kita disebabkan ketergantungan pada Negara maju membuat kita menerima dengan keadaan apapun, kedelai kualitas apapun akan kita terima meskipun sebenarnya kedelai itu digunakan untuk pakan ternak.  Sementara untuk meng-impor kedelai yang berkualitas baik, harganya 2 kali lipat sementara keadaan ekonomi Negara Indonesia yang kurang baik tentu tidak sanggup meng-impor kedelai berkualitas baik, kalaupun dipaksakan untuk impor, maka harga tempe di dalam negeri dapat meningkat hingga 2 kali lipat dan masyarakat malas membeli karena harganya tidak wajar. 

Kedelai yang di-impor dari Amerika Serikat adalah hasil rekayasa genetika, dengan bahan kimia yang cukup berbahaya, bahkan dicampurkan dengan makanan ayam serta konsentrat, kuota yang mereka hasilkan dari rekayasa genetika itu 20 Juta ton/tahun dan dengan harga yang tidak bisa ditawar.  Pejabat tidak membatasi keberadaan importir karena mereka telah disogok oleh importir, uang yang diterima oleh pejabat diperoleh oleh importir dengan cara yang mudah yaitu dengan menaikkan harga harga komoditas kedelai.

Masalah 4. Pasokan kedelai dari petani lokal tidak pernah terlihat


Petani lokal tidak bisa memenuhi kebutuhan bahan baku kedelai untuk pengrajin tahu tempe lokal, padahal Indonesia terkenal berbagai jargon: Negara Agraris, Gemah Ripah Loji Nawi, tongkat kayu dan batu jadi tanaman (lempar batang singkong tanpa digarap pun bisa tumbuh dan berbuah), tetapi kita tidak mempunyai kemampuan memenuhi bahan baku kedelai bahkan untuk negara sendiri, petani tidak berminat untuk menanam kedelai karena harga yang kalah saing dengan harga kedelai dari importir padahal kualitas kedelai lokal jauh lebih baik dan jika dibuat tahu maka rasanya lebih gurih.  

Supply bahan baku kedelai dari petani lokal tidak pernah mencuat karena hal lain, karena kacang kedelai yang belum matang sudah dijual dengan cara direbus ke penjual bajigur, karena harganya lebih tinggi dibandingkan menjual kedelai untuk bahan baku tempe. Pemerintah melalui menteri bilang bahwa Indonesia akan melakukan swasembada kedelai dimana 1,5 juta Ton stok kedelai akan didapat dari impor sementara 800 ribu Ton stok kedelai adalah komoditi lokal, pada kenyataannya itu hanya data fiktif, data kedelai yang dalam tahap panen dari Departemen Pertanian tidak ada yang sesuai bila dilakukan pengecekan ke berbagai daerah, padahal tanah-tanah di Papua yang masih belum tergarap dapat dijadikan tempat penanaman kedelai tetapi apadaya, menteri tidak memiliki komitmen untuk memajukan kegiatan penanaman kedelai.

Salah satu alasan Pemerintah melalui Menteri tidak mau untuk membuat program penanaman kedelai secara intens dengan pembiayaan APBN karena apabila proyek tersebut gagal karena keadaan alam ataupun hama, maka KPK yang mengecek pembiayaan dan penerimaan tetap men-cap Menteri tersebut korupsi karena tidak adanya penerimaan yang sesuai  ekspekstasi. Meskipun demikian, tidak adanya sanksi bagi Menteri yang tidak becus dalam menjalankan amanat rakyat juga menjadi salah satu faktor penyebab pertanian kedelai kita kurang maju.

Rapor pertanian kedelai BAPPENAS cenderung merah, tetapi Menteri Pertanian belum mau menjelaskan hal tersebut, Pemerintah tidak pernah menginginkan petani untuk mendapatkan berita gembira dengan pemberian bantuan untuk pencapaian target panen. Pasokan kedelai yang tidak mencukupi untuk dalam negeri sendiri juga dapat disebabkan pertanian kedelai dinomor 3-kan setelah beras dan jagung. 

Masalah 5. Varietas unggul tidak dikembangkan dan permasalahan limbah

IPB baru-baru ini menemukan varietas kedelai yang unggul, kualitas kedelai ini tergolong bagus dan meningkatkan produksi secara cepat. Sampai saat ini varietas kedelai tersebut belum digunakan oleh pemerintah untuk membuat produksi kedelai kita memuncak, sehingga hasil penelitian yang hebat ini masih belum dimanfaatkan dengan baik padahal bila dimanfaatkan dengan benar dapat menjadi titik balik kejayaan pertanian kedelai Indonesia

Masalah lain yang dihadapi oleh pengrajin tempe yang berkaitan dengan Kopti adalah limbah, karena ketika sungai kering, limbah yang dikeluarkan oleh pabrik tempe tidak mengalir dengan baik, akibatnya pemukiman perkotaan padat penduduk merasakan imbasnya yaitu bau yang tidak sedap, banyak pabrik tempe didemo bahkan pernah ada kasus dimana bagian rumah pemilik pabrik dirusakkan karena ketidakpuasan warga terhadap pengelolaan limbah.

Solusi-solusi untuk ke 5 poin di atas:

1. Aktifkan BULOG

BULOG mempunyai kekuasaan tinggi menguasai pasar domestik karena pasal 33 UUD 1945 yang berbunyi, “ Segala yang menyangkut hajat hidup orang banyak dikuasai Negara”. BULOG mengimpor bahan baku dengan harga yang sesuai. Pada masa pemerintahan Soeharto, BULOG terus menjalankan fungsinya sebagai lembaga penyeimbang sekaligus pengawas harga. Hingga tiba saatnya, ketika Indonesia mengalami krisis moneter tahun 1998, impor kedelai melalui BULOG diberhentikan, IMF mendesak terjadinya hal itu karena Indonesia tidak mampu membayar hutangnya.

Poin-poin desakan IMF:

1.Rakyat jangan di-nina bobo-kan dengan monopoli impor oleh BULOG.
2. Pencabutan subsidi kepada petani harus dilakukan secepatnya

Semenjak hal itu terjadi, pengrajin mulai kesulitan dengan harga bahan baku kedelai untuk membuat tempe.
Apabila BULOG kembali diaktifkan sebagai penstabil harga, maka Indonesia tidak perlu cemas apabila dalam perdagangan bebas, subsidi tidak ber-efek apa-apa lagi. Peranan BULOG sebagai pemantau dan pengawas harga dari luar negeri sangat dibutuhkan karena Kopti dan pengrajin harus tahu harga wajar barang logistik yang di-impor, sehingga Kopti dan pengrajin tidak bisa dipermainkan dengan harga yang dimanipulasi oleh impor saat ini, hal ini dapat bermanfaat karena importir yang mematok harga tinggi dapat langsung diberhentikan kegiatan ekonominya di wilayah Indonesia. 

2. Peningkatan pertanian lokal

Para Petani lokal harus ditingkatkan kembali perannya, Kopti menekan kepada Departemen Pertanian bahwa bila mereka mampu menyediakan bahan baku kedelai maka Kopti bersedia menampungnya, tetapi saat ini belum ada stoknya. Apabila pemerintah mampu memberikan harga yang sesuai kepada komoditi kedelai lokal agar mampu bersaing dengan importir, maka petani kedelai akan terpacu dalam persaingan menanam kedelai.

3. Terapkan ide-ide baru dari anggota

Manajemen internal di Kopti harus berupaya secara terus-menerus untuk memperhatikan nasib pengrajin, agar Kopti dapat terus eksis, ide-ide yang dituangkan oleh tiap anggota harus dicermati dan dilakukan apabila berprospek.

4. Gunakan varietas unggul  yang didapat dari penelitian

Produksi kedelai dapat ditingkatkan dengan menanam varietas unggul yang bisa menambah produksi dari 1 ton/hektar menjadi 3-4 ton/hektar. Pemerintah harus berkomitmen untuk menanam secara massal varietas kedelai yang terbaik di Indonesia ini.

 5. Membuat Rumah Tempe Indonesia di setiap Kecamatan


(Adit, Trisna, Pak Endang dan Akhmad di depan tempat Fermentasi tempe yang higienis)

(Novaroh dan Pak Endang di depan tempat Fermentasi tempe yang higienis)


(Asep di depan tempat Fermentasi tempe yang higienis)

(Pandu dan Novaroh di depan tempat Fermentasi tempe yang higienis)

(Tempat Fermentasi tempe yang dimiliki oleh Rumah Tempe Indonesia)

(Adit, Trisna dan Akhmad dengan tempe hasil Rumah Tempe Indonesia bermerek tempekita)


Tempat produksi yang higienis dan efektif seperti Rumah Tempe Indonesia harus diperbanyak, Pemerintah harus membuat Rumah Tempe di tiap Kecamatan seperti yang dimiliki oleh Kopti Kab. Bogor, dengan peralatan yang serupa seperti Drum Stainless dan tempat fermentasi higienis, selain itu karyawan menggunakan sarung tangan dalam proses pengolahannya serta pembungkusan tempe yang menggunakan plastik, karena apabila dengan daun pisang kemungkinan terkena kontaminasi cukup besar.  Rumah Tempe dapat memproduksi 1 kuintal tempe yang siap difermentasi hanya dalam tempo ½ jam, sementara pabrik-pabrik tempe dengan menggunakan kayu bakar dan drum-drum bekas oli yang kotor serta cara pengolahan kedelai yang masih jorok serta kumuh dengan telanjang dada, produksi tempe-nya tidak akan mencapai 1 kuintal dalam waktu ½ jam.

6. Tentukan jalan tengah untuk kepentingan pihak Koperasi dan Pemerintah

Hilangkan konflik kepentingan antara Pemerintah dan Koperasi, bargaining position harus dilakukan dengan cepat dan Pemerintah seharusnya mendengar dengan cepat tuntutan Koperasi untuk memajukan pertanian kedelai dalam negeri karena dengan hal tersebut, Koperasi dapat mengalirkan Bahan Baku kedelai ke pengrajin dengan murah, yang menyebabkan pendapatan pengrajin semakin tinggi sehingga pengrajin semakin sejahtera, hal itu dapat membuat perekonomian Negara dalam sektor riil terus tumbuh dan membuat tingkat pertumbuhan ekonomi dapat naik secara jujur, bukan manipulasi data yang dilakukan oleh kaki tangan Pemerintah.

7.  Presiden mampu Memilih Menteri yang dapat berdiri sendiri tanpa mengikuti kemauan importir

Keputusan yang dilakukan oleh Pemerintah dalam bidang pertanian antara lain impor dan penanaman kedelai massal dipegang oleh Menteri Pertanian, tetapi jabatan ini rentan suap karena importir terus menggoda untuk meminta izin impor besar-besaran dengan uang milyaran Rupiah yang dimasukkan ke kantong Menteri Pertanian. Seorang menteri yang mampu menolak godaan itu adalah menteri yang kita harus dipilih oleh presiden, kriteria lain menteri yang layak diangkat adalah seseorang yang berkeinginan secara sungguh-sungguh untuk memajukan pertanian kedelai Negara Indonesia berupa penanaman kedelai massal dengan varietas yang terunggul di Indonesia dengan dana dari APBN.

8. Jadikan Biogas sebagai solusi banyaknya limbah

Dengan teknologi yang didapatkan dari MercyCorps, LSM dari Uni Eropa yang ditugaskan untuk menerapkan sistem Go Green, limbah pabrik yang tidak berguna dan membuat kesal warga karena menimbukan bau dapat diubah menjadi biogas, bahan bakar ini biasanya disalurkan kepada warga yang menjadi korban bau limbah, sehingga mereka merasakan timbal balik ketika faktor produksi yang mereka miliki telah dicemarkan oleh pabrik tempe, biogas bahkan digunakan oleh Rumah Tempe Indonesia ketika LPG langka.

D. Data-data lainnya

Jumlah anggota

Pada saat ini jumlah anggota yang terdaftar adalah 1373 pengrajin, 100 pengrajin tiap hari dilayani pasokan bahan bakunya.


Volume penyaluran kedelai

Kopti Kab Bogor pada saat ini menyalurkan 500 ton kedelai/bulan


Dana Bantuan dari Koperasi semasa zaman Soeharto mengurus Koperasi:

Dana tunjangan semasa Kopti dibawah payungan impor dari BULOG sangat banyak, semisal Simpanan Hari Raya, Simpanan Per Tiga Bulan (sesuai cepatnya penebusan) , Dana Haji (Dalam interval kurang lebih 1 Tahun Hijriyah, Kopti mengirimkan anggota ke Tanah Suci tiap Tahun sebanyak 20 Orang), Dana Diklat Bank untuk dana bantuan pendidikan pengrajin tempe, ada Dana Bantuan Pemukiman. Zaman Koperasi ditata rapi pada Rezim Soeharto, tempat produksi Koperasi yang tidak layak boleh diadukan untuk diperbaharui.

Cerita-cerita tentang Koperasi lainnya:


Kopti membantu pengrajin untuk mendapat sertifikasi layak produksi dari Pemerintah.


Kepercayaan terhadap Koperasi lumayan tinggi karena harga bahan baku kedelai yang dijual Koperasi selalu lebih murah dibanding harga bahan baku kedelai yang dijual dari toko biasa. Apalagi zaman dahulu dimana selisih harga yang cukup besar dengan toko karena adanya BULOG yang menstabilkan harga.

RAT dilakukan 1 tahun sekali, tidak seperti ukuran RAT sebelumnya dimana kesuksesan RAT adalah berdasarkan banyak atau tidaknya anggota yang hadir, contohnya: Koperasi yang berada di luar negeri yang sudah berbentuk Carrefour, ketika banyak anggotanya tidak hadir, justru kesuksesan RAT Koperasi terbilang tinggi, karena dengan hal itu, berarti anggota telah memberikan kepercayaan lebih kepada pengurus.

Dalam RAT seringkali anggota Koperasi mengeluarkan emosinya bila pembagian uang akhir tahun tidak merata, untungnya di Kopti Kab.Bogor tidak terjadi.

Metode penjualan bahan baku yang dilakukan Koperasi bila dibandingkan dengan toko tentu berbeda. Metode penjualan toko adalah sistem beli putus, jadi tidak ada simpanan-simpanan yang bisa diambil oleh pengrajin, selain itu harga toko cenderung lebih mahal.

Dana UMKM tidak sampai ke pengrajin yang berhubungan dengan Kopti, tetapi dana yang diberikan pemerintah justru turun dari Menteri Perindustrian.

Referensi:

Kopti-kabogor.blogspot.com

Senin, 14 Oktober 2013

Tulisan untuk Ekonomi Koperasi ke-2. Cara membangun Peradaban Islam

Nama    :               Aditya Siswantara
NPM      :               2021 2254

Kelas     :               2EB01

Cerita Pembuka:

Kehidupan bermasyarakat di berbagai negara Dunia semakin jauh dari peradaban yang damai seperti Kaum Madaniyah dahulu, bahkan Negara islam seperti Syria mengalami konflik yang besar. Saya akan menjelaskan tentang konflik yang berkepanjangan di Syria, Ini semua berawal dari demonstrasi rakyat pada tahun 2009 lalu menjadi konflik bersenjata yang pecah sejak tahun 2011 lalu itu, telah membuat dua juta rakyat Suriah mengungsi ke negara-negara tetangga,  paling banyak ke Yordania. Hingga 2013, konflik bersenjata di Suriah telah membuat jutaan penduduknya mengungsi dan sudah menewaskan lebih dari 70 ribu orang.   Pemerintah Rusia yang anti-barat akan bergabung dengan Cina, Iran dan Korea Utara meski  bukan lewat angkatan bersenjata tetapi Rusia mengirim teknologi senjata kepada pemerintah Syria untuk menghadapi Oposisi Syria yang disokong Israel, Amerika Serikat dan Uni Eropa serta Liga Arab.

Menurut pendapat saya, oposisi yang sekarang berjuang melawan pemerintahan diktator Al-Assad adalah golongan masyarakat yang dilatih dan dipersenjatai oleh Amerika Serikat, buktinya adalah banyak dari oposisi memegang senjata canggih dan teknologi peluncuran roket lewat IPAD yang tidak mungkin dimiliki tanpa bantuan Amerika Serikat yang sering melakukan transaksi senjata dengan negara-negara dunia. Negara Barat berupaya untuk menggulingkan Syria yang merupakan perisai perlindungan terakhir Iran, salah satu negara islam terbesar di dunia dari jeratan Amerika dan koloni baratnya yang berupaya terus melakukan pengambilan sumber daya alam jenis minyak yang sangat banyak jumlahnya dengan kedok menjaga perdamaian dunia dari serangan nuklir dan senjata pemusnah massal lainnya yang katanya dimiliki oleh negara timur tengah seperti Irak. Setelah rezim anti barat di Libya runtuh, maka sasaran berikutnya adalah Syria, saya sebagai umat Islam tidak akan mau kalau negara-negara Islam diambil alih oleh Amerika Serikat yang akan menghancurkan kesejahteraan rakyat di dunia, oleh karena itu kita sebagai umat Muslim lebih baik membangun fondasi awal peradaban muslim di dunia, langkah langkah awal membangun hal tersebut akan saya terangkan di sini:

1. Muslim dan Muslimah harus menguasai banyak pengetahuan yang terdapat di dunia ini dan memiliki pengendalian dengan iman

Sebagai generasi penerus masa depan bangsa ini, kita harus mulai menguasai ilmu karena dengan ilmu lah kita dapat dipandang hebat oleh orang lain dan bangsa lain, dengan ilmu lah kita dapat memajukan ekonomi masyarakat kita dengan membuat berbagai badan usaha dan produksi teknologi, dengan ilmu lah kita dapat mempertahankan keadaan damai Negara kita dari ancaman Negara lain, maka kita harus sungguh sungguh menuntut ilmu, diawali dengan niat yang baik, segala perbuatan yang positif tentu menjadi berkah ketika kita berniat baik dengan mempedulikan saudara-saudara kita, tetapi perbuatan positif sekalipun akan dikecilkan pahalanya jika kita punya niat yang kurang baik apalagi dengan membesarkan ke-egoisan kita sendiri. Seorang muslim maupun muslimah harus memiliki kepercayaan diri tinggi karena pusat semua ilmu adalah Al-Qur’an yang umat Islam miliki, umat islam juga harus percaya diri dalam menghadapi kesulitan-kesulitan karena ALLAH SWT. selalu ada dan terasa kehadiran-NYA dalam diri kita, meskipun kita tidak melihatnya, layaknya rasa manis yang kita rasakan ketika kita meneguk teh, bukannya rasa manis itu tidak dapat kita lihat tetapi dapat kita rasakan dengan nikmat, benar?

Sebagai generasi Muslim yang harus mahir dalam ilmu apapun, tentu saja kita juga harus bersahaja, terutama adab kita, adab kepada pemberi ilmu haruslah baik, guru-guru dan dosen-dosen harus kita hormati dan kita buat mereka merasa dipedulikan, ketika kita memberi salam kepada pemberi ilmu kita, maka lebih baik kita ucapkan sapaan setelah salam, sehingga kita akan berbicara dengan dia dan hubungan baik itu dapat membuat hati mereka bahagia, bahkan lebih baik jika kita memberikan mereka bingkisan sebagai timbal balik kebaikan mereka yang telah memberikan ilmu kepada kita.

Ilmu yang kita tuntut haruslah memiliki dua kriteria, yaitu:

a.  Ilmu yang mendekatkan diri kepada ALLAH SWT.  

Apabila kriteria ini dipelajari maka ALLAH SWT. Membuat ilmu kita menjadi berkah, berkah yang dimaksud adalah kesejahteraan bagi semua orang yang ada di sekitar kita, contoh kecil kesejahteraan adalah kebahagiaan seseorang dalam menjalani hidup. Apabila ilmu yang kita pelajari tidak mendekatkan diri kita kepada ALLAH SWT.  Bahkan menjauhkan kita dari-NYA, maka ilmu tersebut tidak berkah untuk kita tuai, seperti ilmu filsafat tetapi didalamnya terdapat unsur atheis  maka apabila ada niatan untuk melakukannya di masa depan, itu sudah merupakan penyimpangan dari syarat ilmu yang harusnya kita pelajari, oleh karena itu iman yang baik dapat menjadi benteng bagi kita dalam menghadapi godaan ilmu yang terdapat unsur syaitan didalamnya.

b.  Ilmu yang  menambah rasa takut kepada ALLAH SWT.

Semua ilmu yang kita miliki haruslah kita pandang dalam sudut islam, sehingga bila kita menerapkan ilmu tersebut maka kita dapat memakai unsur-unsur baik di dalamnya dan membuang unsur-unsur  buruk sejauh mungkin. Unsur-unsur baik di dalam ilmu harus dipelihara karena itu akan menambah konteks keimanan kita, sehingga kita dapat menjadi manusia yang mampu menjaga pilar-pilar agama yang harus kita tegakkan terus menerus, sebaliknya, unsur-unsur buruk dalam ilmu harus kita buang, kita hanya diharuskan tahu kepada ilmu yang buruk agar kita menghindarinya sehingga  kita takut melakukannya karena ancaman dosa yang akan diganjar oleh ALLAH SWT.

Penjelasan terakhir saya mengenai ilmu, penuntutan ilmu jangan hanya sebatas penerimaan ijazah, satu hal yang harus diingat adalah amanat ilmu, yang saya maksud adalah amanat ilmu mengharuskan orang yang memiliki ilmu untuk berbagi ilmu terhadap orang lain maupun menerapkan ilmu yang baik tadi untuk kebutuhan orang banyak sehingga ilmu kita bermanfaat untuk mengalirkan pahala secara terus menerus sampai tiba datangnya hari akhir, amalan itu baru berhenti.

2. Muslim dan Muslimah mengambil jalan dakwah untuk menjadikan sebagian besar masyarakat muslim memiliki jiwa seperti para sahabat.

  •  Dakwah secara etimologi berasal dari bahasa arab yaitu da’a yad’u da’watan, yang berarti seruan, ajakan, dukungan, permohonan/ permintaan, 
jadi dari segi bahasa, suatu ajakan (lebih condong ke berbuat baik) saja sudah berarti bahwa kita berdakwah, dengan ajakan berbuat baik maka kita dapat membuat orang lain mempertimbangkan perilaku yang akan ia kerjakan dan berkemungkinan mengarah kepada hal yang baik.

  •   Dakwah secara terminologis(istilah) berarti ajakan/seruan kepada kebaikan dan keselamatan dunia dan akhirat (QS:YUNUS:25 dan AL:BAQARAH:25)
Dakwah secara istilah maknanya adalah kegiatan dimana terdapat Muslim yang sedang menjelaskan kepada sesamanya  tentang berbagai cara mencapai Surga yang dimiliki oleh ALLAH SWT.

  •    Dakwah secara syar’i(syariat agama) berarti kegiatan mengajak, mendorong dan memotivasi orang lain berdasarkan bashirah (ilmu) untuk meniti jalan ALLAH SWT. serta berjuang bersama meninggikan agama-Nya (QS:AL-BAQARAH:108)
Dakwah secara syariat agama memiliki arti lebih menyeluruh yaitu kegiatan yang digerakkan oleh seorang Ustadz atau pemuka agama yang memberikan kata-kata yang bertujuan mendekatkan muslim/muslimah yang mendengar kepada jalan ALLAH SWT.

Itu tadi adalah definisi dari dakwah, seseorang yang telah mendengar dakwah seharusnya langsung menerapkannya dalam kehidupan. Kita adalah khalifah, maka kita jangan hanya menikmati fasilitas yang diberikan ALLAH SWT. padanya, ALLAH SWT. menundukkan semua yang ada di langit dan di bumi semata-mata hanya untuk manusia sebagai fasilitas, maka yang harus kita lakukan adalah memakai fasilitas itu untuk menjalankan perintah ALLAH SWT. dengan sungguh-sungguh.

Pahala dakwah sangat besar: Barang siapa menyeru kepada kebaikan baginya, mendapatkan pahala orang yang mengikutinya tidak sedikitpun mengurangi pahala mereka.  Setiap orang membutuhkan dakwah, karena dakwah sebagai penghalang  pemungkaran yang selalu menggoda diri kita.

Pilar-pilar Agama yang harus ditegakkan seorang muslim yang baik:
-          Menjaga agama
-          Menjaga jiwa (darah dan kehormatan)
-          Menjaga harta
-          Menjaga amal

Kita harus melakukan dakwah dimanapun organisasinya, semua organisasi yang mampu membuat kita mendekatkan diri kepada ALLAH SWT. maka itu adalah tempat yang dipenuhi keberkahan. Selama kita terus mencoba menyatukan umat menjadi orang-orang berpemahaman sahabat Rasulullah SAW. maka kita telah menjalankan tugas sebagai seorang mahasiswa muslim secara baik karena hal itu membantu terbinanya peradaban muslim di Indonesia.

Sebagai pendakwah kita harus mempunyai rumusan, rumusannya terdiri dari dua unsur, yaitu Al-Qur’an dan Sunnah, rumusan tersebut amatlah ampuh untuk meluluhkan hati orang lain yang jauh dari agama, apalagi kalau ditambah pemahaman para sahabat.

Syarat Pelaksanaan Dakwah yang baik:

1. Kemurnian

Jangan mencampurkan unsur Agama dengan pemahaman kita yang belum terlalu kuat dan terkesan meraba-raba, gunakanlah unsur-unsur Al-Qur’an secara murni dan jauh dari kata-kata yang baru bersifat dugaan.

2. Berjamaah dan Terorganisir

Semakin banyak manusia yang berkumpul di suatu Masjid atau tempat lain yang bersih dari syirik, untuk berkumpul dan mendengarkan perkataan dari pemuka agama dan dengan waktu serta tujuan yang jelas, maka dakwah tersebut akan lebih efisien karena semakin banyak orang yang berubah menjadi lebih baik karena dakwah maka semakin baiklah kegiatan tersebut di mata ALLAH SWT.

3. Bermuatan Kebangkitan dengan Memberikan Kesadaran kepada Manusia akan Tugas dan Tujuan Kehidupan

Kebangkitan yang dimaksud adalah terus membuat muslim di dunia semakin baik dalam menerapkan agamanya dan menuntut ilmu yang lain, seperti masa kejayaan islam dulu dimana Ilmuwan muslim di dunia mampu memberikan sumbangsih terhadap kehidupan dunia global, contohnya dalam bidang kesehatan. Kesadaran para manusia akan tugas dan tujuan kehidupan yang dimaksud adalah sesuatu yang akan saya jelaskan, tugas manusia adalah menjaga keadaan alam agar terus indah dan subur, sementara tujuan manusia dalam kehidupan adalah mencari amalan sebanyak-banyaknya untuk memperoleh Surga di Akhirat kelak. Dalam kehidupan, manusia harus sadar untuk menjalankan tugas dan tujuannya tersebut dalam kehidupan sehari-hari, sehingga hal yang dijelaskan oleh dakwah terus diamalkan dalam aktivitas selama hidupnya, sebagai contoh: selalu mengamalkan kebaikan, tidak lupa untuk sholat, selalu menunaikan zakat untuk membantu saudara-saudara di negara ini dari kesulitan, tidak lupa untuk berpuasa dengan menahan hawa lapar dan menahan indra-indra kita dari hal-hal yang dapat mengganggu iman kita lalu akhirnya menghilangkan amalan puasa kita  serta berbagai kegiatan yang mencirikan kita sebagai seorang Muslim/Muslimah yang ta'at.

Referensi:
-http://indocropcircles.wordpress.com/2013/08/28/krisis-suriah-awal-perang-dunia-ke-iii/
-Dakwah Ustadz Abdul Wahid Lc. M.E.I. di gedung Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia bersama
  radio fajri 99,3   Fm
-Dakwah Ustadz Wahyu Gumilang S.Pd.I. di gedung Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia bersama
  radio fajri 99,3 Fm

Minggu, 13 Oktober 2013

Tulisan untuk Ekonomi Koperasi ke-1. Cara Mengatasi Kemacetan di Indonesia

Aditya Siswantara

Kelas: 2eb01

NPM: 2021 2254

Ruwet... itulah yang tergambarkan dari suasana jalan akses UI kelapa dua, angkot dan sepeda motor seakan mengantri untuk melintas jalan yang terlalu padat itu, tidak sedikit pengguna sepeda motor yang pegal dan hampir semua pengendara mobil kepanasan karena macet yang tak kunjung usai di jalan yang menjadi akses masyarakat Kota Depok pada umumnya dan para mahasiswa pada khususnya, tak jarang mahasiswa menjadi telat dan tidak bisa menimba ilmu secara penuh dalam kegiatan belajar mengajar karena macet telah membuat waktu banyak tersita, apalagi mahasiswa yang dikejar waktu praktikum, banyak yang terlambat untuk datang sesuai jadwal dan tidak diperbolehkan mengikuti praktikum, tentunya banyak yang kecewa dan sedih karena kemacetan ini, berikut tulisan saya tentang ide-ide untuk mengatasi kemacetan di Indonesia terutama kota-kota besar Jabodetabek.

1) Kurangi Penggunaan Kendaraan Pribadi

Jumlah kendaraan pribadi yang membengkak tak ayal membuat kepadatan jalan mencapai batas maksimal, mobil-mobil dengan berbagai tipe, merek dan ukuran dengan sabar menunggu giliran maju, padahal didalam kendaraan pribadi itu hanya ada beberapa orang saja bahkan hanya ada satu orang saja, padahal ukuran mobil yang besar sungguh membuat jalanan kota padat, sungguh pemborosan ruang ketika mobil masuk ke jalan dan hanya terdapat satu orang didalamnya, sedangkan bangku-bangku lain yang seharusnya terisi hanya membuat ruang jalanan menjadi sempit. Seharusnya apabila ada sekumpulan masyarakat yang tiap orangnya membawa satu mobil, mereka seharusnya bisa mengistirahatkan beberapa orang pengendara mobil dan mereka cukup jadi penumpang di salah satu mobil, dengan begitu pengendara mobil di jalan menjadi berkurang, begitu pula dengan motor, kalau ada yang bisa memboncengi sesama temannya, mengapa tidak, memboncengi satu orang pengguna motor lain sama saja mengurangi satu motor yang ikut andil dalam kemacetan jalan.

Dalam satu keluarga, jangan ada terlalu banyak kendaraan pribadi, cukup dua sampai tiga saja, kuotanya adalah satu mobil dan dua motor, bisa dipakai bergantian antara anak dan orang tua,  kendaraan jangan dipakai pada waktu yang sama karena itu yang menimbulkan kemacetan, sekalipun dipakai di waktu yang sama itu apabila dalam satu keluarga memiliki tujuan yang berbeda, selain itu lebih baik gunakan satu kendaraan untuk mengangkut 3, 4, atau 5 anggota keluarga. Jalanan yang kecil, dimana lebar jalan hanya mampu menampung dua mobil saja, sungguh tidak sebanding dengan jumlah pengguna jalan yang selalu bertambah tiap harinya, tidak mengherankan ketika kemacetan terus terjadi siang dan malam karena sebagian besar pengguna jalan selalu melintasi di waktu yang sama, sesuai dengan aktivitas kerja para pegawai kantor, jadwal kuliah para mahasiswa dan jadwal sekolah para siswa. Petugas Lalu Lintas sehebat apapun tidak akan mampu mengatur kemacetan jalan secara penuh yang muncul di setiap persimpangan jalan karena jumlah kendaraan yang begitu banyak dan tidak sebanding dengan ukuran jalan yang kecil, yang bisa Petugas Lalu Lintas lakukan hanya meminimalisir kemacetan saja.

2)   Jangan Tumpuk Semua Fasilitas di Satu Tempat

Petugas Tata Letak Kota haruslah memikirkan lokasi fasilitas Kota secara tersebar, bukan memusat, keadaan fasilitas Kota di Indonesia terlihat begitu memusat, bayangkan saja contoh kasusnya di Margonda, Depok, semua fasilitas kaum elite ada disitu, Seperti Depok Town Square Mall, atau Margo City, yang menjadi tempat belanja lengkap untuk para penghambur uang dan juga menjadi tempat hiburan lengkap untuk para orang berkantong tebal. Fasilitas kaum pelajar juga terletak di Margonda, seperti Universitas Gunadarma Kampus D, disinilah kaum pelajar dari berbagai daerah di Indonesia ingin menjadi kaum yang lebih baik lagi, yaitu kaum terpelajar, tempat lainnya yaitu tempat nongkrong, Se7en juga ramai ditempati mahasiswa-mahasiswi kaya. Selain itu ada juga warnet The Patch, Mediouz yang merupakan alternatif hiburan kaula muda yang ingin menikmati masa senggang waktunya. Sementara Rumah Sakit Bunda, perpustakaan, toko-toko elektronik dan berbagai fasilitas umum lain berada di tempat yang berdekatan, sebagian besar masyarakat selalu menjadikan tempat-tempat tersebut untuk keperluan hidupnya sehari-hari, oleh karena itu hampir semua orang melintasi aspal jalan tersebut pada waktu yang sama meski dengan kebutuhan yang berbeda-beda.

Tempat tujuan masyarakat Depok yang berupa fasilitas umum memang berdekatan sehingga kendaraan selalu menumpuk di ruas jalan yang sama apalagi tak sedikit pengendara motor maupun mobil yang berasal dari luar kota yang menambah panjang jejeran kendaraan yang melepas pedal gasnya. Seharusnya Petugas Tata Letak Kota memikirkan matang-matang tentang pembangunan fasiitas umum, jangan membangun Mall yang satu ruas jalan dengan Universitas, lebih baik Petugas Tata Letak Kota menolak proyek pembangunan Mall di wilayah itu karena akan menimbulkan penumpukan antrian kendaraan, karena orang yang ingin berbelanja dan ingin menimba ilmu di Universitas itu sama banyaknya, sehingga ketika mereka bertemu di satu ruas jalan hanya akan membuat jalanan tidak kondusif untuk dilintasi.

Fasilitas kota yang tersebar adalah hal yang terbaik, semisal Rumah Sakit, Restoran  dan Mall dibangun di ruas jalan yang berbeda, tidak perlu terlalu jauh, karena akan menimbulkan pemborosan bahan bakar bagi pengguna kendaraan, tetapi cukup tersebar saja di sudut kota yang berbeda. Penyebaran fasilitas kota membuat jalan-jalan yang dilewati akan tertib, karena tiap masyarakat yang berbeda kepentingan akan mengambil jalan yang berbeda dan dengan begitu tidak ada lagi penumpukan yang kita takuti, tidak ada lagi keterlambatan sampai ke tempat tujuan bagi seseorang yang sedang dibawa oleh UGD dalam keadaan kritis, tidak ada lagi mahasiswa yang telat masuk kampus karena jalanannya terlalu padat dan membuat was-was, dan tidak ada lagi anak-anak yang kepanasan ketika mereka dalam perjalanan pulang ke rumah sehabis rekreasi. Salah satu kekurangan masyarakat Indonesia yang membuat jalanan di Indonesia selalu terhimpit kemacetan adalah karena masyarakat sudah terbiasa memarkir kendaraan mereka di pinggir jalan di gang mereka masing-masing karena mereka tidak punya garasi, kebiasaan ini seringkali terbawa di jalan raya, kadang mereka memarkir mobil mereka disamping jalan raya, itu yang membuat ruang di jalan raya berkurang karena terpakai oleh kendaraan yang bahkan tidak sedang dalam keadaan aktif untuk berpergian.

3) Perluasan Jalan

Salah satu alasan mengapa sering terjadi macet di jalanan adalah lebar jalan kurang proporsional, lebar jalan yang kurang proporsional akan membuat kapasitas kendaraan yang dapat melewati jalan tersebut jadi sedikit, sehingga kendaraan seringkali berdesak-desakan di ruas jalan yang sama, apabila keadaan ini terus terjadi untuk pengendara dengan jarak tempuh dekat, mungkin itu tidak akan menjadi masalah, tetapi untuk pengendara dengan jarak tempuh menengah hingga jauh, mungkin kekesalan terhadap kumpulan kendaraan di depannya yang tak kunjung maju terus bertambah.

Beberapa bangunan yang terletak di pinggir jalan dapat ditertibkan dengan cara pemberian uang pengganti kepada sang pemilik, jumlah pemberian uang pengganti harus di-negosiasikan terlebih dahulu, menurut saya nominal uang dalam pembebasan tanah haruslah besar bahkan lebih besar dari harga pasarnya, karena nilai historis bangunan yang sang pemilik punya tentu tinggi, mungkin saja bangunan yang rencananya akan dirubuhkan untuk perluasan jalan ini adalah tempat usaha yang sudah mempunyai pelanggan yang familiar dengan bangunan itu, alamat bangunan itu menjadi tolak ukur pelanggan dalam menyelenggarakan transaksi, tentu pelanggan sang pemilik bangunan harus mendapatkan informasi tentang tempat usaha baru yang dimiliki oleh sang pemilik bangunan. Pencairan uang pengganti haruslah cepat untuk mempermudah pembebasan lahan baru untuk perluasan jalan, dengan begitu sang pemilik bangunan yang ditertibkan dapat mencari lokasi baru untuk tempat tinggal maupun tempat usahanya.

Perluasan jalan memang butuh waktu, sekitar beberapa bulan untuk membuat jalan yang baru, kondisi jalan haruslah baik dan tidak berlubang oleh karena itu butuh material jalan yang baik untuk membuat jalan yang baru di bagian kiri jalan yang lama. Perluasan jalan haruslah dilakukan oleh perusahaan yang memenangkan tender dengan penawaran yang terbaik dari segi kualitas material dan jumlah uang yang dikeluarkan untuk pembuatan jalan yang barang tentu dibiayai oleh negara, perluasan jalan haram hukumnya bila perusahaan yang dipilih untuk melakukannya adalah perusahaan yang berkaitan dengan praktik nepotisme yang dilakukan Penunjuk Proyek.

Referensi:
otak saya yang diberikan oleh ALLAH SWT.

Sabtu, 05 Oktober 2013

Tugas Ekonomi Koperasi ke-2. Mengapa Koperasi Sulit Berkembang di Indonesia

Aditya Siswantara

Kelas : 2EB01

NPM : 2021 2254

Koperasi adalah salah satu Badan Usaha yang menjadi ciri masyarakat Indonesia karena sesuai dengan azas gotong royong yang dicanangkan Ki Hajar Dewantara, koperasi  dapat berkembang lebih baik jika kepengurusan dan aspek pembangunan koperasi ditata dengan rapi, tetapi koperasi dapat terus menurun pamornya jika dalam proses berdirinya tidak memperhatikan segi-segi kebutuhan masyarakat, berikut ulasan saya tentang hambatan-hambatan bagi koperasi sehingga sulit berkembang di Indonesia.:

1. Kualitas Sumber Daya Manusia Pengurus Koperasi Masih Rendah

Koperasi adalah sebuah badan yang tulang punggungnya adalah pengurus-pengurus yang harus memiliki sikap optimis, pekerja keras dan mampu memperhitungkan aspek-aspek kebutuhan masyarakat dengan modal yang ada, sumber daya manusia ini yang menjalankan koperasi dan berperan penting dalam pengelolaan harta yang dimiliki oleh koperasi, mengatur transaksi-transaksi yang dilakukan dengan mempertimbangkan aspek harga jual dan melakukan pembelanjaan yang tepat sesuai dengan kebutuhan yang dicari oleh masyarakat,  oleh karena pengurus koperasi harus mampu memprediksi keadaan keuangan  masyarakat sekitar agar kebutuhan yang masyarakat inginkan dapat sejalur dengan apa yang koperasi sediakan, sumber daya manusia yang hebat dapat memilah-milah produk yang tepat untuk dijadikan persediaan barang dagang, dapat dengan tepat mencatat jumlah persediaan barang dagang saat melakukan pengecekan, dapat dengan rinci mencatat pengeluaran dan pemasukan koperasi pada satu periode. Sumber daya manusia yang baik harus dibina melalui lembaga pendidikan formal dan informal serta berbagai pelatihan yang dibuat oleh banyak lembaga-lembaga yang berbaik hati melakukannya, apabila pengurus dengan tingkat kematangan intelektualitas tinggi itu sudah ada di masyarakat, maka waktunya untuk koperasi menjaring anggota-anggota tersebut dengan perekrutan yang membuat calon pengurus dengan kemampuan hebat itu dapat menerima kesempatan kerja yang berlaku. Sumber Daya Manusia yang terlatih dapat meningkatkan kemampuan koperasi dalam menghadapi persaingan dengan mini market yang kian hari kian marak  tersebar di Indonesia. Sumber Daya Manusia yang mempunyai kualitas tinggi dapat membuat masyarakat dalam 1 lokasi memilih tempat tersebut sebagai lokasi pemenuhan kebutuhan.  Sumber Daya Manusia yang baik harus dapat menjalankan usaha dengan sepenuh hati, kesabaran menghadapi krisis, memiliki kemampuan pendekatan kepada mitra dan masyarakat dengan efektif tanpa bergantung kepada pemerintah.

2.  Koperasi Kurang Jeli dalam Memanfaatkan Peluang

Keputusan yang diambil oleh koperasi terkadang kurang tepat, sektor-sektor strategis yang umumnya harus dijamah oleh koperasi terkadang tidak pernah tersentuh, hasilnya koperasi terkesan jalan di tempat dengan laba seadanya. Penataan Kelembagaan harus dilakukan untuk membereskan struktur koperasi yang tidak berjalan efektif, seharusnya ada riset yang dilakukan dengan mencari data-data sektor-sektor usaha yang menjadi unggulan di wilayah tersebut, kalau ini berhasil maka perluasan usaha dapat dilakukan dengan cara yang sama di wilayah berbeda. Tingkat persaingan pasar yang menyebabkan kompetisi harga harus terus dipantau dan keputusan terbaik harus diambil sesuai dengan karakteristik konsumen. Cara selanjutnya yang harus dilakukan adalah perencanaan pasar antara lain:   tingkat kemungkinan barang yang dapat terjual, tingkat kemungkinan pendapatan per bulan,  biaya tetap dan variabel per bulan dan lain-lain. Selain itu, hal yang terkadang dilupakan adalah inovasi dalam bidang teknologi pembayaran untuk menyesuaikan tingkat teknologi usaha, inovasi untuk menyesuaikan selera konsumen, dan juga inovasi untuk menarik minat konsumen sebanyak-banyaknya.

Peluang usaha yang ada harus diambil dengan cara diimbangi dengan kemampuan pembiayaan dan investasi yang kita harus keluarkan sampai beberapa periode waktu ke depan. Hal itu dilakukan agar koperasi dapat tepat memilih bidang usaha yang akan menghasilkan laba yang sesuai dengan estimasi dan kemampuan mengembalikan modal yang tadi kita keluarkan.

3. Ketidakmampuan mengelola Koperasi hingga menjadi Skala Besar

Koperasi biasa yang mempunyai prospek yang besar bila dilihat dari angka laba yang dihasilkan dan jumlah barang yang terjual tentu mampu berkembang sampai menjadi Koperasi Skala Besar. Kemampuan menentukan lokasi yang tepat, mitra yang sesuai dan pengelolaan modal untuk dikonversikan menjadi barang dagang dapat membuat Koperasi tersebut ramai dikunjungi para konsumen. Unit Koperasi yang besar, baik itu simpan pinjam, koperasi produsen, koperasi konsumen, koperasi jasa dan koperasi pemasaran dapat menjadi pemicu usaha keras koperasi lain di seluruh Indonesia agar tingkat produktivitas dapat terus meninggi dan terus konsisten memacu diri untuk bersaing dalam dunia bisnis yang terbagi menjadi beberapa bidang. Transformasi wujud koperasi ini membuat sumber daya yang produktif dapat semakin baik dalam mengelola sumber pembiayaan dan teknologi. Ketidakmampuan mengelola Koperasi hingga menjadi skala besar disebabkan oleh faktor utama yaitu kurangnya partisipasi anggota dalam memupuk keuangan, padahal dibutuhkan investasi yang besar dipadukan dengan motif spekulatif yang menjunjung tinggi rasa percaya dalam aktivitas kepengurusan koperasi, sifat gotong royong harus terus dilakukan karena dapat membuat pekerjaan lebih cepat selesai dan tidak ada anggota yang memikul beban lebih berat dibanding anggota lainnya.

Pemberian tugas kepada orang yang tepat harus dilakukan, caranya yaitu mempertimbangkan kemampuan masing-masing anggota dengan hal-hal yang dibutuhkan koperasi dalam hal pengelolaan, orang-orang yang terpilih haruslah tepat karena diharuskan mengelola aktiva yang dimiliki oleh koperasi dengan kemampuan terbaik, salah satu kekurangan pengelolaan koperasi di Indonesia adalah jarangnya anggota memakai kemampuannya  untuk pekerjaan yang sesuai, bila right man in a right place ini tidak berjalan, maka sulit untuk koperasi untuk mengembangkan kemampuan produksinya, kurangnya orang-orang yang menjadi tutor untuk para anggota koperasi pemula atau saya sebut low skill member membuat aktivitas operasi seringkali tidak berjalan maksimal. Hasilnya terlalu mudah untuk ditebak, koperasi tidak berjalan maksimal dalam hal menghasilkan laba dan pembiayaan yang dilakukan tidak tepat sasaran. Ketelitian harus dijunjung dengan tinggi karena aspek-aspek dalam ekonomi sangatlah beragam dan tidak ada anggota yang benar-benar mengetahui keadaan ekonomi di dalam suatu masyarakat, oleh karena itu musyawarah harus sering dilakukan  untuk memberi keputusan yang terbaik dan sesuai dengan keinginan hati masing-masing anggota. Selain itu,  kurangnya komunikasi dengan ahli-ahli ekonomi menjadi faktor kunci dalam ketidakmampuan menjalankan anggota menjalankan fungsinya di koperasi secara efisien dan harus diatasi dengan sering diadakannya pertemuan pengurus koperasi antar daerah.


Referensi:
http://neriachairunnisa.blogspot.com/2013/04/cara-memanfaatkan-peluang-usaha.html

http://www.depkop.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=96:koperasi-besar-perlu-ada-di-setiap-provinsi-&catid=54:bind-berita-kementerian&Itemid=98

http://www.depkop.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=1316:3-penyebab-koperasi-di-indonesia-sulit-berkembang&catid=50:bind-berita&Itemid=97

http://www.diskopumkm.pemkomedan.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=80%3Akoperasi-besar-jadi-agen-perubahan&catid=1%3Alatest-news&Itemid=1