Rabu, 19 Desember 2012

KISAH INSPIRATIF LUKA MODRIC – PERJUANGAN MENJADI PESEPAKBOLA PROFESIONAL


Menjadi manusia yang sukses adalah impian setiap insan di dunia tatkala kecil, tetapi banyak orang  yang harus mengalami banyak cobaan dan gejolak hidup untuk menjadi pribadi yang mapan, dalam bidang olahraga khususnya sepakbola, nama yang layak untuk diperbincangkan adalah Gelandang asal Kroasia: Luka Modric. Nama Luka Modric mulai bersinar sejak bermain gemilang bersama Tottenham Hotspur pada periode 2008 hingga 2012. Layaknya seorang megabintang yang tengah berada di puncak karier, segala sepak terjang Modric bersama Tottenham dan Timnas Kroasia tak pernah luput dari pantauan Los Blancos sehingga akhirnya Modric pun berlabuh sebagai pemilik nomor punggung 19 di Klub sepakbola tersukses di daratan Spanyol, Real Madrid dengan biaya transfer sebesar 33 Juta Pounds. 

Tak banyak yang mengetahui kalau Modric memiliki masa lalu yang kelam. Seperti kebanyakan bocah Kroasia pada usianya, Modric dibesarkan di tengah perang saudara yang pecah di Yugoslavia pada 1991.  Kondisi yang membuat Modric kecil sempat mengalami hambatan besar untuk melatih kemampuannya mengolah si kulit bundar.

Dibandingkan Pesepakbola profesional lainnya, Modric mempunyai kisah masa kecil yang jauh  lebih tragis. Rekannya di Klub Real Madrid misalnya, Cristiano Ronaldo cenderung tidak memiliki masalah dengan masa kecilnya, sementara Messi harus berkutat dengan masalah hormon tetapi ada Klub Barcelona yang menyelamatkan kehidupannya semenjak masih anak-anak.  Modric memiliki penderitaan yang jauh lebih menyakitkan dibanding Lionel Messi, pemain berambut pirang ini harus menghadapi peperangan. Selain itu, dia juga berasal dari keluarga yang sangat miskin.

Saat Modric berumur enam tahun, Ayahnya , seorang Serdadu yang ditempatkan di Angkatan Darat Kroasia, harus meninggalkannya untuk berjibaku dalam Perang Balkan pada 1991. Ia pun hidup tanpa merasakan kehadiran dan sentuhan kedewasaan dari ayahnya untuk sementara waktu. Modric dan ibunya harus berpindah-pindah tempat tinggal untuk menghindari perang. Mereka hidup penuh kegelisahan akan hadirnya  ledakan-ledakan  yang kapan pun dapat hadir untuk membahayakan jiwa mereka.

Hari-hari kelam pun perlahan berlalu, setelah menjauh dari daerah konflik, Modric kecil pun mulai akrab dengan sepakbola. Hari-harinya pun tak pernah lepas dari si kulit bundar. Sepakbola pun mulai menjadi mimpi Modric. Saat usianya menginjak delapan tahun, Modric mulai mencuri perhatian pemandu bakat salah satu klub besar Kroasia, Hajduk Split. Sayangnya, hanya dua pekan Modric  menimba ilmu di Hajduk, ia tidak disertakan dalam latihan lagi alias dilepas. Ia pun kembali ke Zadar bersama ibunya, dengan kondisi ekonomi seadanya, keluarga Modric berusaha bertahan hidup. Sampai akhirnya secercah harapan itu hadir, takdir mempertemukan Modric pada dengan Tomislav Basic, kepala tim muda Zadar, saat usianya menginjak 10 tahun. 

Menurut Tomislav Basic, orang yang pertama kali menemukan bakat besar Modric, mereka sangat miskin. "Mereka tak mampu membelikan Luka Modric sebuah kaos atau pelindung betis. Jadi saya sedikit membantu dengan membuatkan pelindung betis dari kayu untuknya. Saya masih menyimpannya karena saya tahu,  ia akan jadi pemain besar," ungkap Basic.

Modric akhirnya bergabung dengan Dinamo Zagreb pada usia 16 tahun,namun ia harus kembali mengalami peperangan sekali lagi. Kali ini Modric sudah diharuskan menjalani wajib militer dan ditempatkan sebagai seorang tentara di Mostar.

Di tengah wajib militer itu, Modric sempat bermain pada musim itu di Liga Bosnia (HŠK Zrinjski Mostar). Di sana, dia tampil luar biasa hingga menjadi pemain terbaik. Musim berikutnya, Modric menjalani masa peminjaman di NK Inter Zaprešić, Zagreb. Kemunculannya sebagai bintang tidak lepas dari sosok  manajer asal Spanyol, Juande Ramos yang kepincut dengan talenta Modric, bahkan Ramos berani  menggelontorkan dana 22 juta euro untuk membawanya ke Tottenham, jumlah uang yang sangat tinggi untuk pemain yang belum teruji kualitasnya di Liga besar dunia contohnya English Premier League. 
 
Pemain sepakbola kelahiran Zadar, 9 September 1985 ini,  tak terlalu suka mengingat masa getir kehidupannya. Terakhir kali dia mengatakan tentang masa lalunya itu, dia menekankan bahwa perang membuatnya jadi kuat.

"Perang membuat saya menjadi lebih kuat. Itu adalah masa-masa sulit. Saya tak ingin selalu mengingatnya, tapi saya juga tak akan melupakannya. Saat ini, saya sudah siap untuk segalanya.” Tutur  pemain yang selalu memakai asesoris rambut di setiap penampilannya bersama Raksasa Spanyol, Real Madrid.

Karier Modric pun melesat, kehidupannya tak lagi susah seperti saat kecil dulu, sekarang Modric bisa menikmati kekayaan yang didapat dari perjuangannya mengais mimpi di lapangan hijau. Berkat perang, Modric menjadi kuat. Tubuhnya memang kecil, namun semangat juang telah mengantarkan Modric berlabuh di salah satu klub impiannya, Real Madrid.

Selasa, 04 Desember 2012

TUGAS PENGANTAR BISNIS BAB 12 -Teknik Analisis Meramalkan Kas Perusahaan-



Aditya Siswantara
2021 2254
1EB09


      A.     PENGERTIAN

Teknik analisis meramalkan kas perusahaan adalah tehnik untuk mengetahui keadaan sehat atau tidaknya kas pada perusahaan di masa mendatang ataupun sekarang.

        Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi :

• Neraca
• Laporan laba rugi
• Laporan perubahan ekuitas
• Laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas
   atau  laporan arus dana
• Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral
   dari laporan keuangan

         Unsur yang berkaitan secara langsung dengan pengukuran posisi keuangan adalah aktiva, kewajiban,dan ekuitas. Sedangkan unsur yang berkaitan dengan pengukuran kinereja dalam laporan laba rugi adalah penghasilan dan beban. Laporan posisi keuangan biasanya mencerminkan berbagai unsur laporan laba rugi dan perubahan.
  
Pemakai Laporan Keuangan :
• Investor
• Karyawan
• Pemberi Pinjaman
• Pemasok dan Kreditor usaha lainnya
• Pelanggan
• Pemerintah
• Masyarakat

B.   ESTIMASI PENJUALAN

           Estimasi penjualan merupakan ramalan unit dan nilai uang penjualan suatu perusahaan. Penyusunan perencanaan keuangan apabila disajikan dengan benar, maka informasi tersebut akan berguna bagi pihak manajemen perusahaan dalam rangka pengembangan usaha yang dilakukan. Apabila perencanaan keuangan dilakukan tepat maka pihak manajemen perusahaan dapat berusaha secara maksimal untuk pencapaian tujuan yang telah di tentukan.


C.   ESTIMASI PRODUKSI

Estimasi produksi adalah anggaran penjualan yang disesuaikan pada perubahan persediaan yang ada.

D.    ESTIMASI PEMBELIAN BAHAN LANGSUNG



Estimasi ini didapatkan melalui pembelian barang secara langsung, baik berupa langsung maupun sistem online. estimatis ini sangat menguntungkan bagi penjual maupun pembeli. karena penjual bisa memprodukan barang dagangannya dengan cara sistem online, dan si pembeli juga dapat lebih menghuntungkan dan menghematkan.

karena pembeli tidak perlu meluangkan waktu yang lama untuk datang dan pergi ke sana. Cukup hanya dengan berada di depan komputer dan memilih barang mana yang akan di belinya. lalu mentransferkan jumlah uang yang sudah tertera, dengan cara seperti itu pihak pembeli maupun pihak penjual dapat memperolehkan keuntungan.

E.   ESTIMASI PEMAKAIAN BAHAN LANGSUNG
Pemakaian bahan langsung adalah biaya yang dikeluarkan untuk membiayai bahan baku, bahan pembantu dan bahan penunjang produksi dimana akan digunakan pada waktu dekat.

F.    UPAH LANGSUNG

             Upah yang diberikan secara langsung kepada para pekerja setelah mereka melakukan apa yang menjadi kewajiban mereka sebagai pekerja.


G.   ESTIMASI BAHAN PABRIKASE

Estimasi bahan pabrikase merupakan estimasi yang didapatkan dari perhitungan beban pabrikase. Beban Pabrikase adalah ).    
1)      Bahan langsung (Direct Materials)
Adalah semua bahan yang membentuk bagian integral dari barang jadi.
      Contoh : Biaya pembelian Kayu di perusahaan meubel
2)   Tenaga Kerja Langsung (Direct Labor).
Adalah tenaga kerja yang dikerahkan untuk mengubah bahan langsung menjadi barang jadi.
      Contoh : Biaya untuk pembayaran pegawai yang membuat meja

3)   Biaya Overhead Pabrik
      a.    Bahan Tidak Langsung
Adalah bahan yang dibutuhkan guna menyelesaikan suatu produk, tetapi pemakaiannya sedemikian kecil.
            Contoh : Biaya untuk pembelian amplas, paku, lem
      b.    Tenaga Kerja Tidak Langsung
Tenaga kerja yang dikerahkan secara tidak langsung mempengaruhi pembuatan barang jadi.
      Contoh : Biaya untuk membayar pengawas/mandor
c.    Biaya Tidak Langsung Lainnya
Contoh : Biaya telepon, listrik, air dll.


    
H.   ESTIMASI HARGA POKOK PENJUALAN

Ringkasan dari anggaran produksi dengan memperhatikan tingkat persediaan akhir.
Data yang diperlukan :
1. Data yang telah dihitung dalam anggaran produksi, anggaran bahan langsung, anggaran overhead dan anggaran tenaga langsung
2. Keakuratan/ketepatan datanya dipengaruhi dalam data anggaran yang lain.

I.    ESTIMASI BEBAN PENJUALAN

Estimasi beban penjualan adalah perhitungan mengenai beban yang ditanggung oleh penjual karena terdapat beberapa faktor yang membuat perusahaan atau  penjual seakan dirugikan oleh pihak-pihak tertentu.
misalkan beban pajak, kerusakan barang-barang yang membuat perusahaan mengurangi penjualannya.


J.    ESTIMASI BEBAN ADMINISTRASI
            Estimasi beban administrasi adalah perhitungan mengenai beban-beban administrasi yang akan ditanggung perusahaan sehingga dapat memperkirakan arus kas yang akan keluar dan mempersiapkan langkah-langkah yang lebih maju demi tercapainya tujuan perusahaan yang terbaik.

K.   ESTIMASI LABA RUGI
Estimasi laba rugi dapat dilakukan dengan melihat rekening-rekening laporan laba rugi.Rekening-rekening laporan laba rugi adalah suatu laporan yang sistematis tentang penghasilan, biaya, rugi laba yang diperoleh oleh suatu perusahaan pada suatu periode tertentu, yaitu meliputi:

a. Laba merupakan kenaikan modal saham yang dimiliki oleh perusahaan yang berasal dari pendapatan operasional perusahaan.
b. Rugi yaitu merupakan penurunan modal saham yang diakibatkan dari transaksi yang dilakukan oleh perusahaan pada suatu periode tertentu.

Teknik Analisis Data Dalam teknik analisis data yang akan dilakukan terdiri dari beberapa langkah yang akan di lakukan yaitu:

•Peramalan Penjualan
Untuk menyusun peramalan keuangan dalam penelitian ini penulis menggunakan metode regresi linier dan model-model yang terkomputerisasi. Analisis regresi merupakan metode umum yang digunakan untuk meramalkan kebutuhan-kebutuhan keuangan dan tidak terlalu mudah untuk terkena perangkap potensial dan metode prosentase penjualan.
Pada analisis regresi ini, persamaan yang digunakan adalah :

Y = a + bX

Keterangan :

Y = adalah variabel dependen
a = adalah intersep (titik potong kurva terhadap sumbu Y)
b = adalah kemiringan (slope) kurva linier
X = adalah variabel independen.

Persamaan di atas dapat digunakan untuk menaksir nilai Y, jika nilai a, b, dan X diketahui. Nilai a merupakan nilai Y yang dipotong oleh kurva linier pada sumbu vertikal Y (a adalah nilai Y, bila X=0).

Nilai b adalah kemiringan (slope) kurva linier yang menunjukkan besarnya perubahan nilai Y sebagai akibat perubahan setiap unit nilai X. besarnya nilai a dan b konstan sepanjang kurva linier.

1. Tingkat Pertumbuhan Penjualan

Adapun persamaan yang digunakan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan penjualan :
Gt = Tingkat Pertumbuhan Penjualan
SRt= Penjualan pada tahun tSRt-1= Penjualan pada tahun t-1
1. Penentuan besarnya AFN (Additional Fund Needed)
2. Peramalan Neraca
3. Peramalan Laporan Laba Rugi


I.   ESTIMASI KAS
 
Estimasi Kas adalah laporan keuangan yang menunjukan berapa uang yang di punyai oleh perusahaan itu, karena dengan adanya kas perusahaan dapat mengetahui berapa jumlah uang atau kas yang ada, apakah perusahan tersebut memperoleh keuntungan atau kenaikan kas atau bahkan memeproleh penurunan kas. Atau secara lebih sederhana dapat dismpulkan estimasi kas merupakan kas bersih yang keluar dan masuk ke dalam suatu perusahaan.



Ref :
http://andrystar-7.blogspot.com/2011/11/teknik-analisis-meramalkan-kas.html
http://fachrurrozyezy740.blogspot.com/2010/11/teknik-analisis-meramalkan-kas.html
http://dwisetiati.wordpress.com/2010/12/20/teknik-analisis-meramalkan-kas-perusahaan/
http://yusuffadillah.wordpress.com/2010/12/18/teknik-analisis-meramalkan-kas-perusahaan/


TUGAS PENGANTAR BISNIS BAB 11-Akuntansi dan Laporan Keuangan-



Aditya Siswantara
2021 2254
1EB09

  
      A.   PENGERTIAN AKUNTANSI

Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai "bahasa bisnis". 
  


      B.   FUNGSI AKUNTANSI

Akuntansi berfungsi untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Akuntansi keuangan adalah suatu cabang dari akuntansi dimana informasi keuangan pada suatu bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, dan dikomunikasikan. Auditing, satu disiplin ilmu yang terkait tapi tetap terpisah dari akuntansi, adalah suatu proses dimana pemeriksa independen memeriksa laporan keuangan suatu organisasi untuk memberikan suatu pendapat atau opini - yang masuk akal tapi tak dijamin sepenuhnya - mengenai kewajaran dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang berterima umum.





      C.    PIHAK-PIHAK YANG BERKEPENTINGAN DALAM AKUNTANSI
Praktisi akuntansi dikenal sebagai akuntan. Akuntan bersertifikat resmi memiliki gelar tertentu yang berbeda di tiap negara. Contohnya adalah Chartered Accountant (FCA, CA or ACA), Chartered Certified Accountant (ACCA atau FCCA), Management Accountant (ACMA, FCMA atau AICWA), Certified Public Accountant (CPA), dan Certified General Accountant (CGA). Di Indonesia, akuntan publik yang bersertifikat disebut CPA Indonesia (sebelumnya: BAP atau Bersertifikat Akuntan Publik).





       D.   PRINSIP AKUNTANSI

Di bidang akuntansi dan keuangan terutama audit di Indonesia, dikenal istilah “prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia” (merupakan padanan dari frasa “generally accepted accounting principles”) adalah suatu istilah teknis akuntansi yang mencakup konvensi aturan, dan prosedur yang diperlukan untuk membatasi praktik akuntansi yang berlaku umum di wilayah tertentu pada saat tertentu. Prinsip akuntansi yang berlaku umum di suatu wilayah tertentu mungkin berbeda dari prinsip akuntansi yang berlaku di wilayah lain. Oleh karena itu, untuk laporan keuangan yang akan didistribusikan kepada umum di Indonesia, harus disusun sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Sesuai standar pelaporan pertama dari standar auditing, auditor dalam laporannya akan mengungkapkan dalam apakah laporan keuangan yang diaudit telah disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.

  
      E.   PENGERTIAN  LAPORAN KEUANGAN 


Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi :



  • Neraca
  • Laporan laba rugi
  • Laporan perubahan ekuitas
  • Laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas atau laporan arus dana
  • Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan


Unsur yang berkaitan secara langsung dengan pengukuran posisi keuangan adalah aset, kewajiban,dan ekuitas. Sedangkan unsur yang berkaitan dengan pengukuran kinerja dalam laporan laba rugi adalah penghasilan dan beban. Laporan posisi keuangan biasanya mencerminkan berbagai unsur laporan laba rugi dan perubahan dalam berbagai unsur neraca.




      F.   ISI LAPORAN KEUANGAN


Data-data laporan keuangan adalah sesuatu  yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan.
 




·         G.   BENTUK NERACA

Neraca dapat disusun dalam dua bentuk: yaitu bentuk skontro dan bentuk staffel. Bentuk skontro, artinya menyusun harta pada sisi kiri dan utang pada sisi kanan atau sebelah menyebelah. Sedangkan bentuk staffel sering disebut dengan bentuk laporan, yaitu menempatkan harta pada bagian atas neraca dan utang dengan modal di bagian bawahnya.

Perbedaan neraca bentuk staffel dengan skontro adalah bentuk staffel disusun secara vertikal. Harta pada bagian atas dan utang dengan modal pada bagian bawah. Sedangkan bentuk skontro, harta (aktiva) pada sisi kiri, utang dan modal pada sisi kanan.



Contoh Laporan Neraca ( Bentuk Skontro )
Aktiva Kewajiban dan Ekuitas
Kas 6.600.000,- Kewajiban
Piutang 6.200.000,- Notes Payable 30.000.000,-



Total Kewajiban 30.000.000,-
Peralatan 25.000.000,- Ekuitas

Barang Persediaan 7.000.000,-

Laba ditahan 800.000,-

total Ekuitas 7.800.000,-
Total 37.800.000,- Total 37.800.000,-



·           H.   LAPORAN LABA/RUGI

Laporan laba rugi (Inggris:Income Statement atau Profit and Loss Statement) adalah bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menjabarkan unsur-unsur pendapatan dan beban perusahaan sehingga menghasilkan suatu laba (atau rugi) bersih.

Unsur-unsur laporan laporan laba rugi biasanya terdiri dari:
  • Pendapatan dari penjualan
    • Dikurangi Beban pokok penjualan
  • Laba/rugi kotor
    • Dikurangi Beban usaha
  • Laba/rugi usaha
    • Ditambah atau dikurangi Penghaslan/beban lain
  • Laba/rugi sebelum pajak
    • Dikurangi Beban pajak
  • Laba/rugi bersih

I.   BENTUK LAPORAN LABA-RUGI

CONTOH LAPORAN :
LAPORAN LABA RUGI
per 31 Desember

                                            
  Pendapatan dari penjualan               Rp.                99.980.000
  Harga Pokok Penjualan                   Rp.                25.000.000
                                                                                   ---------- (-)
  Laba Kotor                                                                      74.980.000

  Biaya Operasional:
  - Biaya Pemasaran                           Rp.                  5.000.000
  - Biaya Administrasi & Umum          Rp.                  1.250.000
                                                            ---------- (+)
                                                                                 6.250.000
                                                            ---------- (-)
  Laba Usaha                                     Rp.                           68.740.000
  Pendapatan Lain-lain                        Rp.                     125.000
                                                            ---------- (+)
  Laba sebelum Bunga dan Pajak        Rp.                          68.865.000
  Bunga                                              Rp.                     199.000
                                                            ---------- (+)
  Laba sebelum Pajak                        Rp.                           69.064.000
  Pajak                                              Rp.                   1.275.000
                                                            ---------- (-)
  Laba Bersih                            Rp.                                                  67.789.000
                                                            ==========  


                   Bentuk Laporan Laba/Rugi
                   
Laporan Laba/Rugi dibuat dua bentuk :



  •        Bentuk Single Step atau Langsung



Semua pendapatan dikelompokkan tersendiri di bagian atas dan dijumlahkan, kemudian semua beban dikelompokkan tersendiri di bagian bawah dan dijumlahkan. Jumlah pendapatan dikurangi jumlah beban, selisihnya merupakan laba bersih atau rugi bersih.
 


  •    Bentuk Multiple Step atau Tidak Langsung



Pendapatan dibedakan menjadi pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha, demikian juga beban dibedakan menjadi beban usaha usaha dan beban di luar usaha. Pendapatan dan beban usaha disajikan pertama, pendapatan dan beban di luar usaha disajikan kemudian.

             Langkah-langkah Penyusunan Laporan Laba/Rugi.
            Beberapa hal yang harus diperhatikan :


  •  Judul Laporan
  • Isi Laporan



           


                Bentuk single step :



  • Menuliskan semua pendapatan
  • Menuliskan semua beban
  • Menghitung selisih pendapatan dan beban,  jika pendapatan lebih besar dari pada beban  maka selisihnya disebut laba bersih dan jika sebaliknya maka selisihnya disebut rugi bersih.


            
Bent         Bentuk multiple step :



  • Menuliskan pendapatan usaha


  • Menuliskan beban usaha


  • Menghitung pendapatan dan beban usaha, jika pendapatan usaha lebih besar dari pada beban usaha maka selisihnya disebut laba usaha dan jika sebaliknya maka selisihnya disebut rugi usaha.



I.  Tujuan Laporan Keuangan

Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja, dan arus kas perusahaan yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam rangka membuat keputusan-keputusan ekonomi serta menunjukkan pertanggungjawaban (stewardship) manajemen atas penggunaan sumber-sumber daya yang dipercayakan kepada mereka.


Referensi         :          

http://dahlia-lya.blogspot.com/2012/01/bab-xi-akuntansi-dan-laporan-keuangan.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Laporan_keuangan
http://id.wikipedia.org/wiki/Neraca_akuntansi