Senin, 21 Maret 2016

Pembahasan Soal Akuntansi Internasional Bab VI- Translasi Mata Uang Asing



 Jawaban Pertanyaan Diskusi .

9.         Jika ada, pelajaran apakah yang dapat diambil jika mencermati sejarah translasi mata uang asing di Amerika Serikat? (dijawab oleh Aditya Siswantara: 20212254)

Jawaban (dijawab oleh Aditya Siswantara / 20212254):

FASB selalu membuat standar-standar berdasarkan pada masukan-masukan para pengguna, seperti: FAS No. 8 yang diubah dikarenakan banyak pihak yang tidak menyetujui atas distorsi yang ditimbulkan dalam pendapatan perusahaan, FAS No. 8 juga diubah lantaran eksekutif perusahaan multinasional mengkhawatirkan jika laporan perusahaan yang akan muncul lebih mudah berubah daripada perusahaan domestik, sehingga dapat menekan harga saham mereka, hal yang dikhawatirkan dapat terjadi, karena pada 1975-1981, tidak diperbolehkan penangguhan keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing, sehingga keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing dan transaksi harus diakui dalam pendapatan atas periode perubahan kurs. Pada Mei 1978, FASB mengundang komentar masyarakat dimana 200 surat yang diterima berhubungan dengan FAS No. 8 yang diminta untuk diubah.

        Dari sejarah translasi mata uang asing Amerika Serikat dapat kita ambil pelajaran bahwa pembuat Standar Akuntansi harus merumuskan standar mengenai akuntansi translasi mata uang asing yang tepat dan stabil (tidak mudah berubah secara drastis) dari tahun ke tahun . Pelajaran lainnya adalah sebagai perumus, badan pembuat standar harus melihat kebutuhan-kebutuhan dari publik, Badan Pembuat Standar Akuntansi di Amerika Serikat mementingkan kontribusi dengan memberikan usulan-usulan dan public meeting agar standar akuntansi mengenai akuntansi translasi mata uang asing dapat disusun dengan baik agar menguntungkan berbagai pihak.


12.         Bagaimana perbedaan keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing dibedakan dengan metode kurs saat ini atau kurs sementara berdasarkan FAS No. 52, dan apa alasan dari tiap perlakuan akuntansi tersebut?

Jawaban (dijawab oleh Aditya Siswantara / 2021 2254):  

Apabila menggunakan metode kurs saat ini, maka entitas akan mentranslasikan mata uang asing seluruh neraca dengan kurs saat ini, maka akan memberikan keuntungan dan kerugian setiap ada perubahan pada nilai tukar, lain halnya  apabila entitas menggunakan metode kurs sementara, maka entitas akan mencatatkan keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing sesuai dengan dasar perhitungan,  contohnya: kas, piutang, utang dagang dan utang jangka panjang disajikan sesuai dengan kurs saat ini, sementara persediaan dan investasi apabila nilai yang lebih rendah adalah biaya (harga perolehan) maka akan menggunakan kurs historis, tetapi apabila nilai yang lebih rendah adalah pasar,  maka digunakan kurs saat ini, aset tetap dan aset lain-lain disajikan dengan kurs historis, oleh karena itu keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing didapatkan dengan cara menjaga prinsip akuntansi yang digunakan.

        Jawaban Pertanyaan Latihan 
        
        9. Lihatlah kembali laporan laba-rugi milik Alcan pada halaman pertama bab ini dengan
        catatan, lalu jawablah pertanyaan berikut ini:
       
a. Efek mata uang mana yang dijelaskan dalam tiga paragraf Alcan yang mempengaruhi arus kas, dan bagaimana?
b.  Metode translasi mata uang asing mana yang digunakan oleh Alcan?
c. Sekarang anda mengerti mengenai dasar penyesuaian mata uang asing, penyesuaian seperti  apa yang akan anda gunakan dalam mendapatkan keuntungan pada Alcan dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi pola pengungkapan laba Alcan?

Jawaban (dijawab oleh Aditya Siswantara/ 2021 2254):


 a. Efek nilai tukar mata uang yang terjadi pada Alcan adalah antara nilai mata uang dollar dengan mata uang anak perusahaan , pengaruh nilai tukar terhadap arus kas terjadi pada:

>  Paragraf 1 mengenai keuntungan yang didapatkan dari meningkatnya volume penjualan, hal tersebut terjadi karena efek dari nilai tukar dollar yang melemah terhadap anak perusahaannya di beberapa negara, contoh: Mata uang anak di Italia yang menggunakan Euro, hal tersebut menyebabkan harga jual produk Alcan di Italia menjadi murah dan menyebabkan konsumen-konsumen akan berbondong-bondong membeli produk tersebut, permintaan yang meningkat menyebabkan meningkatnya volume penjualan. Penurunan nilai tukar dollar terhadap euro tersebut juga sebenarnya merugikan dalam hal kenaikan biaya iklan, karena Alcan akan membayar lebih banyak dollar untuk membiayai iklan.


> Paragraf 3 Mengenai transaksi perusahaan yang menggunakan mata uang asing, seperti penjualan, pembelian, peminjaman atau transaksi penyewaan yang dilakukan dengan mata uang asing.

b. Metode translasi mata uang asing yang digunakan Alcan adalah Translasi saat Mata Uang Asing adalah Mata Uang Fungsional, alasannya karena sebagai perusahaan yang berbasis di Kanada, Alcan menggunakan mata uang Dollar Amerika, yang merupakan mata uang asing bagi perusahaan tersebut. Hasil operasional Alcan pada seluruh anak perusahaannya dihitung ulang terlebih dahulu ke Dollar Kanada, lalu hasil dari perhitungan ulang tersebut ditranslasikan terhadap Dollar AS.

c.  Untuk hal tersebut, saya akan meningkatkan penawaran barang dalam Dollar secara besar-besaran bila kurs Dollar AS meningkat terhadap mata uang perusahaan anak, sehingga Alcan bisa memperoleh pendapatan yang lebih tinggi, Kebijakan yang saya lakukan akan menyebabkan meningkatnya penjualan karena transaksi mata uang asing, pendapatan yang nanti muncul akan diungkapkan pada Pendapatan Operasi Lainnya, dengan akun keuntungan selisih kurs atas aktivitas operasi.

Hal lain yang akan saya lakukan adalah menginvestasikan aset perusahaan ke negara lain (contoh dalam bentuk pabrik, mesin dan aktiva tetap lainnya) saat kurs Dollar AS meningkat terhadap negara tersebut, karena biaya yang akan dikeluarkan perusahaan menjadi rendah (pengeluaran dalam Dollar AS berkurang untuk jumlah perolehan investasi yang  ditetapkan sebelumnya), biaya yang dikeluarkan untuk investasi lebih kecil dari investasi yang kita dapatkan, sudah tentu apabila biaya yang rendah tentu akan meningkatkan laba. Metode Translasi Mata Uang Asing yang saya gunakan adalah current/non current atau Moneter /non Moneter atau Kurs Sementara karena aset tetapnya akan tercatat dalam kurs historis sehingga apabila terjadi penurunan nilai tukar dollar terhadap mata uang anak, asset tetap tersebut tidak mengalami penurunan nilai di neraca. Laporan Keuangan akan tetap menggunakan dollar, karena kurs dollar relatif lebih stabil terhadap kurs mata uang di sebagian besar negara di dunia.

Referensi: 
Buku Translasi Mata Uang Asing dalam buku international accounting karangan Frederick D.S Choi dan Gerry K. Meek 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar